Jumat, 21 Maret 2014

Amarah?
Khikmah Rizqi Awaliyah


Amarah..
Saat kau datang, entah apa yang terjadi pada diri ini
Serasa buntu, tak ada sepintas pun kebijaksanaan
Hati terbakar, dan tak ada air yang mampu meredamkan
Kalau pun ada, itu membutuhkan waktu yang lama untuk menemukannya

Amarah…
Kau adalah nafsu terberat yang tak sedikit orang kesulitan mencegah
Pantaslah, bagi siapa pun yang dapat mencegahnya disebut orang kuat yang hebat

Amarah…
Kau datang tiba-tiba maupun tidak
Yang jelas kau ada dibalik kebencian
Muncul setelah adanya kesalahan
Kebaikan hati dan jiwa yang tentramlah yang dapat meredamkanmu
Maka, salam tentram untukmu dari hatiku yang menang

Semoga bisa mengalahkanmu setiap saat

Kamis, 20 Maret 2014



Etika Ekonomi



Air Mukamu itu beku, ia akan menetes manakala kamu meminta.
 lihatlah kepada siapa kamu meneteskan air mukamu itu.

keterlambatan memenuhi kebutuhan itu lebih ringan dibandingkan dengan memintanya kepada orang yang tepat.

barang siapa yang mendatangi orang kaya dan bersikap tawadhu kepadanya karena hartanya, maka telah hilang dua pertiga dari agamanya.

janganlah kamu menjadi hamba manusia, karena sesungguhnya Alloh telah menjadikanmu dalam keadaan merdeka.

janganlah engkau cari hidup untuk makan, carilah makan untuk hidup agar engkau dapat beribadah.

jika engkau gagal memperoleh dunia, maka anggaplah seperti engkau tidak menginginkannya.
sesuatu yang paling jelas adalah perencanaan yang baik.

the Worlds of Hikmah, hal: 81
_Andi Anas_

KARYA SETENGAH JALAN (poros.mahasiswa.sindo@gmail.com)



Indonesia di mata dunia dianggap sebagai Negara kepulauan terbesar di dunia, Negara maritime terbesar di dunia, Negara yang bersuku bangsa dan bahasa terbanyak serta terlengkap di dunia, bahkan Indonesia merupakan Negara muslim terbesar di dunia dan masih banyak lagi.  ternyata dibalik kepopulerannya indonesia memiliki berbagai problem/masalah yang memang tidak selaras dengan keistimewaannya.  Hanya karena penghuninya yang membuat negaranya sendiri menjadi buruk.
Dilihat dari berbagai sudut pandang masalah yang sedang terjadi di Negara ini,  sepertinya belum ada cara ampuh untuk menyelesaikannya dengan baik. Mulai dari  memperbaiki struktur perekonomian, social, pendidikan, sampai moral bangsa ini. Semuanya seperti statis (tidak berkamuflase sedikit pun). Dari berbagai berita yang dimuat di media,  hanya sebagian kecil yang menyuguhkan berita bahagia mengenai kondisi Negara ini. Begitu pun mengenai berbagai kasus yang menjangkiti struktur kehidupan di Indonesia dan yang selalu memunculkan masalah baru setelah masalah yang lain belum terselesaikan dengan baik sehingga menjadikannya suatu hal biasa bagi masyarakatnya yang tak lain dan yang tak bukan yaitu struktur perekonomian Negara ini.
Korupsi adalah salah satu masalah yang dari dulu sampai saat ini belum dapat terselesaikan, bahkan terus berkelanjutan kegenerasi selanjutnya. hal ini bukan hanya menjadi penyebab ketimpangan perekonomian namun juga menjadikan citra pada moral bangsa ini berkurang di mata dunia.  Meskipun saat ini Indonesia dikabarkan tidak termasuk Negara terkorup di dunia, namun ini menjadi masalah yang harus dituntaskan. Jika terus menerus didiamkan, maka masalah ini akan menjadi tanaman subur yang akan berbuah stiap saat.
Pendidikan moral dan karakter pada usia dini sangat membantu meminimalisir buah-buah koruptor di masa depan. Moral yang merupakan bibit permaslahan ini dikhawatirkan akan terus menjalar ke berbagai bidang. moral yang paling mendukung kemajuan bangsa adalah kejujuran. dengan sikap jujurlah kepercayaan tumbuh dan hanya dengan jujurlah keharmonisan tercipta. pemuda yang jujur merupakan calon pemimpin bangsa yang akan membawa perubahan ke arah yang lebuh baik. Oleh karena itu, sebagai pemuda jadilah pemilih yang cerdas dan jujur. Cerdas memilih pemimpin yang jujur dan berkualitas. Jujur memilih tanpa adanya unsur nepotisme. Mari kita bangun bangsa ini ke arah yang lebih baik dengan  mewujudkan kesejahteraan dan keharmonisan seluruh rakyat indonesia dengan menciptakan bibit unggul berkualitas, jujur, adil, dan bijaksana. Perubahan dimulai dari hal yang terkecil. Berani memulai membuka perubahan. Salam Pemuda Bangsa Pelopor Perubahan!.

-        Tentang Indonesia
-        Kondisi indonesia
-         menjelaskan salah satu masalah ekonomi
-        Sumber masalah
-        Cara penyelesaian
-        Pera pemuda
-        Hubungan pemuda dengan pemilu
-        Hal yang mungkin selama ini mnjadi sumber permasalahhan (jantung permasalhan).
-        tujuan
-        harapan

Selasa, 18 Maret 2014



Naungan Pengganti 


seperti apa jadinya gunung tanpa adanya lereng?
bukankah tidak akan ada siang jikalau sang surya tak diciptakan
begitupun dengan cinta
tidak akan tercipta tanpa adanya kasih sayang

rembulan yang indah

bintang yang terang 
dan langit malam yang hitam
lengkap tertata rapi
memberikan keninkmatan bagi mata memandang

entah malam atau siang
langit selalu meminta hiasan
memberikan keindahan 
di setiap keseharian

ini memberikan jawaban
bagi orang yang beriman
siapa gerangan sang pencipta?
hatilah yang berbicara